Navigation




Home

Selamat datang pada website : Titus Menjang

keren

http://www.coowww.cookies.net76.netkies.net76.net




Kisah Dua Pemburu


Alkisah ada dua orang pemburu yang sedang berburu di sebuah hutan yang banyak harimaunya. Kali itu mereka telah menghabiskan banyak amunisi dan peluru. Tak disangka tiba-tiba seekor harimau muncul dan siap menerkam mereka. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Salah seorang mengusulkan untuk berdoa, dan akhirnya merekapun kemudian berdoa. Betapa terkejutnya mereka melihat bahwa sang harimaupun ikut berdoa. Salah seorang pemburu menegur, "Harimau, kenapa kamu ikut berdoa?" Kata sang harimau, "Lha iya... Kalian kan berdoa memohon keselamatan, tapi kalau aku beda, aku berdoa sebelum makan."
"?????"



Romo dan Misdinar

Suatu ketika seorang romo janjian dengan salah seorang misdinarnya untuk bermain golf. Pada pukulan pertama, ternyata bola yang dipukul romo meleset dari lubang "whole" cuma 5 cm.Dengan kesalnya si romo berkata, "wah busyeet!!!!"
Misdinar langsung menegur,"Wah romo... jangan suka ngucapin kata itu dooong nggak sopan!"Kali ini sang romo berjanji, dan pukulan kedua juga sama, meleset sisa 2 cm.
Romo kembali mengumpat,"Bussyeeeeet!....."
Misdinarnya kemudian menegur dan romo berjanji untuk terakhir kalinya tidak mengulangi umpatannya itu sambil bersumpah akan disambar petir bila mengucapkan kata yang sama.Pada pukulan yang ketiga ini, ternyata bola romo kembali meleset 0,5 cm. Dengan sangat kesalnya romo kelepasan mengumpat. Tiba-tiba terdengar suara geledek dan terlihat ada yang tersambar!! Tahu nggak siapa yang tersambar? Ternyata misdinarnya yang tersambar petir!!!
Tiba-tiba terdengar suara dari atas langit, "Busssyet... meleset!....."
Tanda-Tanda Luka

Beberapa tahun yang lalu di sebuah musim panas di Florida bagian selatan. Seorang anak kecil memutuskan untuk pergi berenang di sebuah danau di belakang rumahnya. Dengan tergesa-gesa dia berlari keluar pintu belakang sambil melepaskan sepatu, kaus kaki dan kaosnya, terjun ke air yang dingin. Dia berenang dan berenang terus tanpa disadarinya bahwa dia sudah berada di tengah-tengah danau.

Bersamaan dengan itu, seekor buaya besar juga sedang berenang ke arah yang sama. Ibunya dari dalam rumah memandang ke arah jendela dan melihat anaknya dan buaya tersebut semakin lama semakin mendekat satu dengan yang lain. Dengan ketakutan yang luar biasa, dia berlari ke dekat pinggir danau tersebut sambil berteriak kepada anaknya dengan sekuat tenaga. Ketika mendengar teriakan ibunya, anaknya sadar dan berbalik berenang ke arah ibunya. Namun terlambat sudah.

Buaya besar tersebut juga sudah berhasil menjangkau dia. Dari dermaga, ibu itu menggapai lengan anak lakinya bersamaan dengan buaya besar tersebut menyambar paha dari anaknya.Terjadilah tarik- menarik yang sangat mengerikan antara keduanya. Buaya besar tersebut jauh lebih kuat dari ibunya, namun demikian ibunya bertahan mati-matian untuk tidak menyerah dan membiarkan anaknya terlepas. Seorang petani yang kebetulan lewat di sekitar lokasi mendengar teriakan ibu tersebut, bergegas turun dari mobilnya dan menembak buaya besar itu.

Secara luar biasa setelah berminggu-minggu di rumah sakit, anak laki-laki tersebut berhasil diselamatkan dan disembuhkan. Pahanya penuh dengan bekas luka dari serangan buaya yang sangat ganas itu dan di bagian lengannya juga terdapat bekas luka cakaran dari kuku-kuku ibunya yang menancap pada daging lengannya sebagai usaha mempertahankan nyawa anaknya yang dikasihinya.

Setelah lewat masa-masa traumanya, seorang wartawan surat kabar yang mewawancarai anak laki- laki tersebut meminta dia untuk menunjukkan bekas luka-luka di pahanya. Anak tersebut kemudian mengangkat celananya, namun dia secara bangga juga berkata kepada si wartawan. "Lihat bekas luka- luka di tanganku yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut" Ini terjadi karena ibu saya tidak pernah menyerah dan tidak mau melepaskan aku.”

Saudara dan saya dengan mudah dapat mengenali anak laki-laki tersebut. Kita semua punya bekas luka- luka, bukan dari gigitan buaya atau dari satu peristiwa yang sangat dramatis. Tetapi bekas luka- luka dari masa lalu yang sangat menyakitkan. Beberapa dari bekas luka-luka tersebut tidak dapat dikenali dari luar tapi menggoreskan penyesalan yang sangat dalam bagi kita. Namun, beberapa luka, saudaraku, adalah bekas-bekas luka karena Tuhan tidak mau menyerah atas kita. Di tengah-tengah pergumulan Anda, Dia terus bertahan untuk terus memegang Anda.

Firman Tuhan berkata bahwa Allah mengasihi Anda. Bilamana Yesus Kristus ada di dalam kehidupan Anda, Anda menjadi anakNYA. Dia sangat rindu untuk memproteksi dan menyediakan kebutuhanmu dengan cara apapun juga. Tetapi seringkali kita secara bodoh melakukan perkara-perkara yang membahayakan diri kita sendiri. kehidupan selayaknya sebuah danau tempat kita berenang, danau yang dipenuhi berbagai bahaya dan kadang kala kita lupa bahwa musuh kita sedang menunggu untuk menyerang.

Ketika peristiwa tarik-menarik terjadi, berbahagialah bilamana Anda memiliki bekas luka di lengan Anda sebagai tanda kasihNya pada Anda. Dia tidak pernah dan tidak akan sekali-kali menyerah dan membiarkan serta melepaskan anda pergi.





News

Rahasia 90/10
Temukan rahasia 90/10. Ini akan mengubah hidup Anda.
Rahasia 90/10 sungguh luar biasa! Sangat sedikit orang yang mengetahuinya dan menggunakannya. Hasilnya? Jutaan orang menderita stress yang tidak perlu, pencobaan, masalah, dan luka hati. Tampaknya tak ada yang beres dalam hidup ini.
Setiap hari merupakan hari yang buruk. Hal-hal tak menyenangkan selalu terjadi.
Stress yang terus menerus, tak ada sukacita, dan hubungan persahabatan yang retak. Waktu dipenuhi kekuatiran, kemarahan yang meretakkan persahabatan, hidup tampak suram dan tak dapat dinikmati sepenuhnya. Tak ada kawan. Hidup menjadi membosankan. Apakah Anda begitu? Bila ya, jangan patah semangat. Anda bisa berubah! Pahamilah dan gunakanlah rahasia 90/10. Ini akan mengubah hidup Anda.
Bagaimana rahasia itu?
10% hidup Anda adalah yang terjadi pada Anda yang tak dapat Anda hindari. Namun 90% hidup Anda ditentukan oleh bagaimana Anda menyikapi dan bereaksi terhadap yang 10% itu.
Apakah artinya ini? Kita tak dapat mengendalikan 10% yang terjadi pada diri kita. Kita tak dapat menghindari mobil yang rusak. Kita tak dapat menghindari pesawat yang datang terlambat, yang menyebabkan jadwal kita kacau. Anda mungkin terjebak dalam kemacetan lalu lintas. Kita tak dapat mengendalikan yang 10% ini.
Yang 90% berbeda. Anda dapat menentukan 90% sisanya ini.
Bagaimana? Dengan reaksi Anda. Anda tidak dapat mengendalikan nyala merah pada lampu pengatur lalu lintas, tetapi Anda dapat mengendalikan reaksi Anda.
Coba kita gunakan contoh ini.
Anda sedang makan pagi dengan keluarga Anda. Anak perempuan Anda menumpahkan secangkir kopi pada kemeja Anda. Anda tak dapat mengendalikan yang terjadi ini. Tetapi yang terjadi berikutnya ditentukan oleh reaksi Anda.
Anda mengumpat. Anda memarahi anak perempuan Anda karena telah menumpahkan kopi. Setelah memarahi anak Anda, Anda berganti menyalahkan isteri Anda karena meletakkan cangkir kopi itu terlalu di pinggir meja. Terjadi pertengkaran singkat. Anda bergegas naik ke atas dan mengganti kemeja Anda.
Ketika kembali ke bawah Anda mendapatkan anak Anda menyelesaikan makan paginya sambil menangis. Ketika ia siap untuk berangkat sekolah, ia sudah ketinggalan bis.
Isteri Anda harus segera berangkat bekerja. Anda harus mengantar anak Anda ke sekolah. Karena terlambat, Anda memacu mobil Anda dengan kecepatan 60 kilometer per jam di jalanan dengan batas kecepatan 45 kilometer per jam.
Setelah terlambat 15 menit dan membayar denda tilang 60 dolar, Anda sampai ke sekolah. Anak Anda lari ke gedung sekolah tanpa mengucapkan sepatah katapun pada Anda. Setelah terlambat 20 menit di kantor Anda sadar telah lupa membawa tas Anda.
Hari Anda telah dimulai dengan buruk. Ketika Anda melewati hari itu, segala sesuatu tampak makin buruk dan buruk. Tiba waktunya Anda pulang. Ketika Anda tiba di rumah ada kekecewaan dalam relasi Anda dengan isteri dan anak Anda.
Mengapa? Karena reaksi Anda pagi tadi.
Mengapa Anda mendapatkan hari yang buruk?
A. Apakah kopi yang menyebabkannya?
B. Apakah anak Anda yang menyebabkannya?
C. Apakah polisi yang menilang Anda yang menyebabkannya
D. Apakah Anda yang menyebabkannya?
Jawabnya adalah D. Anda tidak dapat menghindarkan yang terjadi dengan kopi Anda. Tetapi reaksi Anda dalam lima detik yang pertama yang menyebabkan hari buruk Anda.
Berikut ini adalah bagaimana yang bisa dan seharusnya terjadi.
Kopi menumpahi kemeja Anda. Anak Anda hendak menangis. Tetapi dengan ramah Anda berkata, “Tak apa sayang, hati-hatilah lain kali.”
Anda bergegas ke atas mengganti kemeja Anda. Ketika Anda turun, Anda melihat anak Anda lari ke bis sekolah. Ia menengok sambil tersenyum dan melambaikan tangan. Anda mengecup isteri Anda sebelum Anda berdua berangkat bekerja. Anda tiba 5 menit lebih awal dan dengan riang menyalami staf Anda. Bos Anda memuji Anda betapa baik pekerjaan Anda hari itu.
Perhatikan perbedaannya. Dua buah skenario. Keduanya berawal sama. Tetapi berakhir berbeda. Mengapa? Karena REAKSI Anda. Anda memang tidak dapat menghindari 10% yang terjadi. Tetapi sisanya yang 90% ditentukan oleh reaksi Anda.
Ini beberapa cara untuk menggunakan rahasia 90/10.
=> Bila seseorang berkata yang negatif tentang Anda, jangan marah. Jangan biarkan komentar negatif itu mempengaruhi Anda. Bereaksilah secara wajar dan janganlah merusak hari Anda. Reaksi yang salah dapat menyebabkan Anda kehilangan kawan, dipecat, menjadi stress dan sebagainya.
=> Anda kehilangan pekerjaan Anda. Mengapa harus kehilangan tidur nyenyak dan menjadi cemas. Gunakan waktu dan energi “kuatir” Anda untuk mencari pekerjaan lain.
Anda sekarang tahu rahasia 90-10. Gunakan itu dan Anda akan takjub akan hasilnya.
Yang Anda pikir, yang Anda tahu, atau yang Anda percayai, hanya berakibat kecil.
Yang memberikan akibat adalah yang Anda LAKUKAN.
Sewaktu Boy dan Girl baru pacaran,Boy melipat 1000 burung kertas buat Girl, menggantungkannyA di dalam kamar Girl. Boy mengatakan 1000 burung
kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya.
Waktu itu... Girl dan Boy setiap detik selalu
merasakan betapa indahnya cinta mereka
berdua...
Tetapi pada suatu saat, Girl mulai
menjauhi Boy.
Girl memutuskan untuk menikah dan
pergi ke
Perancis... Ke Paris...Tempat yang dia
impikan di
dalam mimpinya berkali2 itu... Sewaktu
Girl mau
memutuskan Boy, Girl bilang sama Boy,
kita
harus melihat dunia ini dengan
pandangan yang
dewasa. Menikah bagi cewek adalah
kehidupan
kedua kalinya. Aku harus bisa memegang
kesempatan ini dengan baik. Kamu
terlalu miskin,
sungguh aku tidak berani membayangkan
bagaimana kehidupan kita setelah
menikah...!!
Setelah Girl pergi ke Perancis,
Boy bekerja keras... dia pernah menjua l
koran...
menjadi karyawan sementara...bisnis
kecil...
setiap pekerjaan kerjakan dengan sangat
baik dan
tekun.Sudah lewat beberapa tahun...
Karena pertolongan teman dan kerja
kerasnya,
akhirnya dia mempunyai sebuah
perusahaan.
Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih
tertuju pada
Girl, dia masih tidak dapat melupakannya.
Pada suatu hari... waktu hujan, Boy dari
mobilnya
melihat sepasang orang tua berjalan
sangat pelan
di depan. Dia mengenali mereka, mereka
adalah
orang-tua Girl....Dia ingin mereka lihat
kalau
sekarang dia tidak hanya mempunyai
mobil
pribadi, tetapi juga mempunyai villa dan
perusahaan sendiri, ingin mereka tahu
kalau dia
bukan seorang yang miskin lagi, dia
sekarang
adalah seorang Boss.
Boy mengendarai mobilnya sangat pelan
sambil
mengikuti sepasang orang-tua tersebut.
Hujan
terus turun tanpa henti, biarpun kedua
orang-tua
itu memakai payung, tetapi badan
mereka tetap
basah kare na hujan.Sewaktu mereka
sampai
tempat tujuan, Boy tercegang oleh apa
yang ada
di depan matanya, itu adalah tempat
pemakaman.
Dia melihat di atas papan nisan Girl
tersenyum
sangat manis terhadapnya. Di samping
makamnya
yang kecil, tergantung burung2 kertas
yang
dibuatkan Boy.Dalam hujan, burung2
kertas itu
terlihat begitu hidup, Orang-tua Girl
memberitahu
Boy,
Girl tidak pergi ke Paris, Girl terserang
kanker, Girl
pergi ke surga. Girl ingin Boy menjadi
orang,
mempunyai keluarga yang harmonis,
maka
dengan terpaksa berbuat demikian
terhadap Boy
dulu. Girl bilang dia sangat mengerti
Boy, dia
percaya kalau Boy pasti akan berhasil.
Girl mengatakan... kalau pada suatu hari
Boy akan
datang ke makamnya dan berharap dia
membawakan beberapa burung kertas
buatnya lagi.
Boy langsung berlutut, berlutut di depan
makam
Girl, menangis dengan begitu sedihnya.
Hujan pada hari itu terasa tidak akan
berhenti,
membasahi sekujur tubuh Boy. Boy
teringat
senyum manis Girl yang begitu manis
dan polos,
Mengingat semua itu, hatinya mulai
meneteskan
darah...Sewaktu orang-tua itu keluar dari
pemakaman, mereka melihat kalau Boy
sudah
membukakan pintu mobil untuk mereka.
Lagu
sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.
"Hatiku tidak pernah menyesal,
semuanya hanya untukmu 1000 burung
kertas,
1000 ketulusan hatiku, beterbangan di
dalam angin
menginginkan bintang yang lebat
besebaran di
langit...melewati sungai perak, apakah
aku bisa
bertemu denganmu?Tidak takut
berapapun
jauhnya,
hanya ingin sekarang langsung berlari ke
sampingmu. Masa lalu seperti asap...
hilang dan
tak kan kembali.menambah kerinduan di
hatiku...
Bagaimanapun dicari,
jodoh kehidupan ini pasti tidak akan
berubah.."

Archive

Another Menu